Sushi (Recommended Resto and Table Manner)

21 Nov

Oke, ngaku deh saya kurang paham gimana caranya memakan makanan dari Jepang. Dan jujur buat saya yang pernah mempelajari Western Table Manner (US and UK), table manner versi Jepang ini membingungkan…

Setelah dibaca dengan sangat lama dan dari sumber yang tentunya banyak saya putuskan untuk merangkumnya di sini. (Ini versi saya karena saya bingung)

Oke, sushi makanan Jepang yang paling disukai dan mulai banyak variant nya di dunia ini.

Yang namanya Jepang namanya minum teh aja ada aturannya loh… Yah inilah aturan memakan sushi:

1. Ketika kita datang ke restoran Sushi (ex. Sushi Tei), bakal disambut sama pelayannya ngucapin salam kaya (Ohayoo, Konichiwa dll…) Ga usah dijawab… Cukup nyengir karena itu kewajiban mereka.
2. Begitu pas nyampe meja, pesan makanan. Jangan nanya, “What fresh today?” itu gak sopan karena dianggap merendahkan chef dan restorannya. Resto yang bagus sih gak akan mungkin nyiapin daging sushi yang gak segar. Paling ntar kalo dia nawarin sushi yah itu ambil aja.

3. Nah kita tinggal nunggu ampe dateng. Ketika makanan datang, buka sumpitnya dan jangan digosok-gosok! (Ga sopan karena dianggap merendahkan restoran, kalo ga ada rambut bambunya yang tersisa ga usah di bersihin. Kalo emang jelek sumpitnya bersihin pelan aja).

Ucapkan bissmillah sebelum makan itu wajib! Kalo makan sushi pakai ujung yang lebih tipis/kecil. Kalo ngambil sushi pake ujung yang lebih besar (di balik, biar ludahnya ga nyampur)

4. Ada yang namanya kecap (asin dan manis), kecap ini cukup kamu tuang ke wadah kecil (Boleh dicampur, tapi jangan banyak-banyak karena dianggap pemborosan. Kalau kurang tinggal tambah). Kecap ini cara makan dengan sushinya beda-beda, tergantung sama jenis sushinya. Ada beberapa macam sushi. Saya ga hapal namanya tapi saya coba deskripsikan yah:
-Sushi dengan lembaran daging di atas (Di sushi tei namanya salmon sushi) Ini sushi yang ketika dimakan cukup dicocol bagian dagingnya (Bukan nasinya, karena nanti dikhawatirkan hancur dan rasanya gak kerasa *cenderung terasa kecapnya*) Bisa dimakan langsung dengan tangan/dicomot.
-Namanya biasanya Salmon Sushi Maki (Ini sushi yang dibungkus noro). Bisa dicocol dibagian mana aja, tapi inget. Jangan sampe bagian nasinya kena.Bisa dimakan langsung dengan tangan/dicomot.
-Ketiga ini menu yang suka ada di resto sushi, namanya sashimi. Sashimi ini dimakan HARUS pake sumpit! Kalo ga bisa pake sumpit, ga boleh makan sashimi (ga sopan).
5. Ada yang namanya acar jahe (kalo di sushi tei dia warna pink yah). Nah dia itu buat penetralisir rasa sushi kalo kita makan banyak macemnya. Dimakannya kalo kita mulai ganti macem sushi.
6. Yang saya bingung apa? WASABI! Some says kita bisa campur dengan kecap langsung. Tapi traditionally gak boleh. Ditambah beberapa sushi ga boleh pake wasabi (karena udah dikasi wasabi ama chefnya). Beberapa orang juga bilang, tinggal dicolekkan dikit wasabi ke sushi dan langsung dimakan (tapi saya ga paham mana sushi yang dikasi wasabi mana yang enggak, kalo ga salah sih si Salmon maki yang ga boleh)Karena ini lah, saya memutuskan untuk tidak menggunakan wasabi. Kenapa? Ga suka wasabi dan daripada salah? Tapi untuk sashimi, ini jelas kalo mau pake wasabi tinggal colekin dikit. Setelah itu cocol ke kecap.
7. Kalau sumpit ga dipake, jangan ditaruh di atas gelas. Ini ga sopan. Apalagi ditusukkan ke dalam nasi/makanan (ini menunjjukan rasa berkabung). Kalo ga dipake, taro di piring makan atau tempat saus. Make sure ujungngnya ga kena meja (khawatir kotor). Dan kalo udah selesai, masukan lagi sumpit ke wadahnya. Cukup setengah wadah dan gulung (ini tanda sumpitnya udah dipake.

8. Terakhir, piring kita harus bersih! Ga boleh nyisa. Karena itu artinya ga sopan (dianggap makanannya ga enak). Sampe telur salmon yang ada juga mesti bersih banget.

Lalu ucapkan Alhamdulillah selesai makan. Udah sih gitu aja, yang bikin bingung cuma wasabi. Hahaha.

Recommended Sushi Resto:

Buat saya sih, Sushi no. 1 di Bandung itu Sushi Tei, karena salmonnya ga anyir (saya memakan yang mentah juga kok). Range harga 9-200rb… Kalo mau irit sih pesen sushi dengan piring warna putih, biru dan kuning. Air nya ocha aja, ini gratis. HAHAHA.

Yang kedua Sushi Groove, dia punya semacam pizza sushi yang saya suka. Dia agak mahal sih dengan kualitas di bawah sushi tei.

Yang ketiga ini Sushi Teio, makan di sana nyante, karena konsepnya bukan Resto. Melainkan warung pinggir jalan. Range harga 9-30rb… Dia bisa kasih porsi besar (8potong) ato medium (6potong)

Thanks for Reading,

D

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: