Tag Archives: Dental Braces

A Dental Braces Diary: Chained and Tools!

28 Feb

Gigiku chained sekarang!

Dan ini sakitnya puarah puollll (coba cek di post sebelumnya buat tau gigi chained gimana eheehe). Sila tanya sama mereka yang pake dental braces seberapa sakit ini. Kalau aku mau describe, ini sakitnya kaya gigi kerasa linu abis makan sesuatu yang panas dan dingin. Bedanya, kalau makan makanan panas dan dingin itu kita paling merasakan sakitnya beberapa saatkan. Tapi ketika pake dental braces, it fells like a hell all day long. Berapa lama ini kerasa sakitnya? Aku pribadi minimal tiga hari, maksimal seminggu. Seharian ini makan modelnya langsung telen ga pake gigit 😦

That is about gimana aku ngerasain gimana sakitnya gigi berbehel dipakein chained. Karena giginya yang super sakit ini, aku pake tools yang beda dari yang lain girls. Aku ga pake sikat gigi khusus buat ortho, tapi pake sikat khusus gigi sensitif dari pepsodent (Pepsodent Double Care for Sensitive Teeth).

Sikat gigi double care. Pic from: tanyapepsodent.com

Beberapa sikat gigi suka mencantumkan label H, M, S. Ini fungsinya untuk mengklasifikasikan tingkat kekerasan sikatnya. H untuk hard, M untuk medium, dan S untuk soft. Bagi mereka yang ber-dental braces, pakelah yang S. Ini akan membantu mengurangi sakit ketika menggosok gigi karena bulunya halus. Untuk sikat gigi pepsodent ini, di ujung-ujung bulu sikatnya ada bulu yang jauh lebih halus dan kecil yang bisa menjangkau sela-sela gigi kamu. Ini benefit lain dari sikat gigi ini. Dan aku suka. Untuk sikat gigi, harus diganti maksimal tiga bulan sekali. Suka lupa? Kalau pepsodent ini gampang, liat aja bulu-bulu halus ujung yang berwarna itu. Kalau sudah pudar harus diganti. (Price Rp. 8.000).

Untuk pasta gigi, sebenernya gak ada patokan khusus. Cuma aku lebih memilih menggunakan pasta gigi non-flouride yang dikeluarkan Mustika Ratu, Pasta Gigi Daun Sirih. Kenapa? Karena segar lebih lama dan keset di gigi. Selain itu lebih aman karena tidak berflouride.

Pasta Gigi Daun Sirih. Pic dari : jamu.mustikaratu.com

Soal harga ini agak lebih mahal dari pasta gigi biasa. Untuk ukuran kecil 60gr harganya hampir Rp. 20.000, worth it lah ya. Ahahaha. XD.

Pasta gigi, sikatnya udah, yang ketinggalan apa coba? Mouthwash. Ehehe. Sebelum pilih mouthwash, aku konsultasi dulu sama temen aku. Dia dokter gigi. Aku tanya dia, apa ada mouthwash khusus pengguna dental braces? Dia jawab, “Gak ada, pake mouthwash apa aja bisa. Cuma kalau aku sarankan kamu coba dari Betadine. Dia non alcohol, ga bikin bibir kering.”

Betadine Obat Kumur, pic from: apotikantar.com

Selama ini, aku ga pernah tertarik sama mouthwash dari Betadine. Alasannya? Karena gak ada yang pake ini. LOL. And then I give a try, dan enak banget ke gigi. Gak ada sensasi perih yang biasa aku dapet ketika pake mouthwash lainnya. Dan kesegarannya lebih lama. Masalahnya cuma satu, ini baunya kaya Betadine buat luka. Tapi aku gak ada masalah sama baunya ini, yang penting fungsinya. Dan aku cukup puas.

Selain tools di atas itu, aku selalu bawa-bawa tusuk gigi plastik yang udah ada dental floss nya.

My Dental Tools ahahhaa 😛

Kenapa? Jauh lebih enak pake ini, lebih praktis dan lebih sterile. Huahahaha. Belinya di apotik aja, ini Rp. 15.000/50 biji. Saran aku kalau kalian mau bersihin gigi, please, sebisa mungkin lakukan di rest room atau toilet. Jangan di depan orang banyak. Abis makan, di meja makan langsung korek-korek gigi. Ini kurang beretika lho. XD

Semoga bermanfaat ya.

D

Advertisements

A Dental Braces Diary: It is not a Fashion

17 Dec

Dental Braces bagian dari fashion? Get real, you must be crazy. Entahlah yah, yang pasti pake dental braces atau behel itu bukan bagian dari fashion. Ini kesehatan, dan keindahan. Tapi ini bukan trend di mana lo bisa ikut-ikutan pake dental braces kapanpun lo mau, dan dicopot lagi kapan pun kamu bosen.
Aku amaze sama cewe cakep ini, see her beautiful enchanting smile.

Julia Roberts, taken from ranker.com

Yes, dia senyum cakep banget dengan mamerin giginya yang sempurna di hampir semua filmnya dan sejak saat itu pengen banget pake behel buat ratain gigi.

Setelah sekian lama, awal tahun 2012 aku pake behel dengan uang dari keringat dan jerih payah sendiri *nimba keringet*.

Awalnya gigiku kaya gini.

Image

Kurang jelas? See my yearly tae kwon do team picture (taken at photo studio):

Gimana rasanya pas pertama kali pake behel? Sakit? Saya gak ngerasa sakit, cuma ribet. U have some metal parts inside your mouth. Kenapa bisa gak sakit? Karena gak maksain makan yang keras dan alot. Dan pada saat gigi pertama kali di pasang behel nggak di tarik.

Ditarik maksudnya gimana D? See this picture. Untuk meratakan dan membuat gigi rapi, akan ada tindakan tarik ulur oleh dokter. Dan ini sakit. Tepatnya ngilu. Gimana biar gak sakit? Makan makanan yang lembut dan hindari makan yang alot.

Kebanyakan orang ada yang mulutnya terlihat penuh saat pake behel. Kenapa? Karena dia pake karet gigi warna gelap. Jadi, aku jarang pilih warna gelap kecuali biru metalik, it looks sooo cool hahaha. Dan beberapa karet akan berubah warna karena beberapa macam makanan dan minuman. Biru kadang berubah jadi ijo

Dipertengahan tahun gigiku sudah seperti ini.

Dan ini aku sekarang.

Me, almost a year with orthodontia treatment.

I can smile widely with more confident. Bukan berarti dulu gak PD, cuma sekarang lebih PD lagi :).

Buat yang mau pasang dental braces berikut tips dari saya:

1. Pasang behel di ahli orthodontic yah, jangan di orang-orang abal-abal, dan jangan tergiur sama biaya murah.

2. Jangan dipaksain makan makanan yang keras dan alot segimanapun kamu suka sama makanan itu.

3. Pilih warna karet behel dengan seksama, sesuaikan dengan warna gigi dan kesukaan kamu.

4. Ingat, bahwa penggunaan dental braces memiliki efek kesehatan yang apabila tidak diawasi akan berdampak kurang baik. Memakai behel karena trend adalah kebodohan.

5. Perawatan ini memakan waktu beberapa tahun. Dan terkadang sakit. Maka bersabarlah atau jangan pakai sama sekali.

6. Please smile widely, your dental braces don’t make ugly.

Segitu aja dulu dari aku. Ada yang mau nambahin?

Thank you for reading. 🙂 🙂 🙂

D